Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi kesehatan dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, penilaian guru, serta angket respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba luas. Proses validasi melibatkan ahli media dan guru PJOK untuk menilai kelayakan serta kualitas media AR yang dikembangkan, sementara siswa berpartisipasi dalam uji coba untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan dan tingkat keterlibatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 3,78 (kategori sangat baik), dan penilaian guru PJOK mencapai skor rata-rata 3,81 (kategori sangat baik). Respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba luas menunjukkan rata-rata keseluruhan 3,72 (kategori baik), dengan aspek tertinggi pada tampilan dan desain media (3,76) serta aspek terendah pada pemahaman materi (3,68). Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis AR layak, efektif, dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran kesehatan pada mata pelajaran PJOK, karena mampu membantu siswa memvisualisasikan dan memahami struktur serta fungsi organ tubuh manusia dan dampak aktivitas fisik secara lebih konkret dan interaktif.
Copyrights © 2025