Wilayah Sumatera Barat memiliki tiga sumber utama pembangkit gempa bumi, yaitu zona subduksi lempeng, sesar semangko dan sesar mentawai. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai PGA di Wilayah Sumatera Barat berdasarkan analisa data gempa bumi periode 01 Desember (1986 s/d 2021) dan untuk mengetahui pemetaan PGA serta mengetahui letak daerah tingkat resiko kerusakan tertinggi akibat gempa bumi di Wilayah Sumatera Barat. Data penelitian yang digunakan adalah data gempa bumi dengan rentang waktu 35 tahun (01 Desember 1986-01 Desember 2021) menggunakan katalog USGS dan IRIS dengan magnitudo 5-10 serta kedalaman sumber gempa 0-70 km dan difokuskan pada koordinat Wilayah Sumatera Barat 0.9° LU3.5° LS dan 98 BT 102° BT. Penelitian ini menggunakan Metode Mc. Guirre R.K. Hasil pengolahan dan menghasilkan pemetaan nilai PGA dengan metode Mc. Guirre R.K sebesar 131,582482 gal yang berada di daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan magnitudo 6,496666667 Ms serta kedalaman sumber gempa 28,9 km.
Copyrights © 2026