Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)

Penguatan Resiliensi Anak Pekerja Migran Indonesia Tanpa Status Hukum Melalui Pelatihan Pengasuh di Harmony Home

Anis Laela Megasari (Program Studi Keperawatan Anestesiologi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Ika Subekti Wulandari (Program Studi Keperawatan Anestesiologi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Heru Sasongko (Program Studi Farmasi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Nindita Clourisa Amaris Susanto (Program Studi Farmasi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Vivin Sulistyowati (Program Studi Manajemen Bisnis, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Herliana Riska (Program Studi Kebidanan, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Fiddin Yusfida A’la (Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Hanum Kartikasari (Program Studi Manajamen Administrasi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Muhamad Reznu Firsyawardana (Program Studi Budidaya Ternak, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Aan Andri Yano (Program Studi Manajemen Perdagangan, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Novi Ria Rahmawati (Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Hanif Maulana Tomera (Program Studi Keperawatan Anestesiologi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Naswya Sausan Aqila Sausan (Program Studi Keperawatan Anestesiologi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

ABSTRAK Anak pekerja migran Indonesia (PMI) tanpa status hukum di Taiwan merupakan kelompok rentan yang menghadapi tantangan multidimensional, meliputi pemisahan keluarga, ketidakpastian identitas, hambatan akses layanan dasar, dan stigma sosial. Kondisi ini berdampak langsung pada perkembangan psikososial dan kapasitas resiliensi anak. Pengasuh di lembaga perlindungan anak memegang peran strategis sebagai faktor pelindung utama, namun sebagian besar belum memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam pengasuhan berbasis resiliensi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengasuh Harmony Home Taiwan dalam mendukung penguatan resiliensi anak PMI tanpa status hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional ini dilaksanakan secara hybrid pada Juni 2026 dalam bentuk pelatihan, melibatkan 21 pengasuh. Evaluasi dilakukan melalui pre-post-test. Terdapat peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan pengasuh dari 58,35 (SD±8,42) menjadi 81,70 (SD±6,15) dengan selisih rerata 23,35 poin. Pelatihan pengasuh berbasis pendekatan holistik yang diselenggarakan secara hybrid terbukti efektif meningkatkan pengetahuan pengasuh dalam mendukung resiliensi anak PMI tanpa status hukum. Intervensi berbasis kapasitas pengasuh merupakan strategi yang feasible dan berdampak langsung dalam konteks lembaga perlindungan anak diaspora. Kata Kunci: Resiliensi Anak, Pengetahuan, Penguatan, Pelatihan Pengasuh, Taiwan ABSTRACT Children of Indonesian migrant workers (PMI) without legal status in Taiwan are a vulnerable group facing multidimensional challenges, including family separation, identity uncertainty, barriers to accessing basic services, and social stigma. These conditions directly impact children's psychosocial development and resilience capacity. Caregivers in child protection institutions play a strategic role as the main protective factor, but most do not have adequate knowledge and skills in resilience-based care. This activity aims to improve the knowledge and skills of Harmony Home Taiwan caregivers in supporting the strengthening of resilience of PMI children without legal status. This international community service activity was carried out in a hybrid manner in June 2026 in the form of training, involving 21 caregivers. Evaluation was carried out through a pre-post-test. There was a significant increase in the average knowledge score of caregivers from 58.35 (SD±8.42) to 81.70 (SD±6.15) with a mean difference of 23.35 points. Caregiver training based on a holistic approach conducted in a hybrid manner has been proven effective in improving caregivers' knowledge in supporting the resilience of PMI children without legal status. Caregiver capacity-based interventions are a feasible and immediately impactful strategy in the context of diaspora child protection agencies. Keywords: Child Resilience, Knowledge, Strengthening, Caregiver Training, Taiwan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...