[Bahasa]: Nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin merupakan landasan moral dan etika yang penting dalam pendidikan di Indonesia, khususnya di madrasah. Usaha meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai ini berarti memastikan bahwa peserta didik tidak hanya memahami terbatas teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan melakukan pendampingan terhadap implementasi kurikulum merdeka khususnya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil alamin (P5PPRA) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar-Raudah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Kegiatan PkM berbasis pada aset Madrasah sehingga dalam pelaksanaannya menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development). Hasil isian kuisioner terhadap warga madrasah menunjukkan bahwa MI Ar-Raudah memiliki potensi kearifan lokal yang dapat dijadikan tema pengembangan modul P5PPRA. Para guru guru MI mendapatkan pendampingan yang intensif terhadap penyusunan modul P5PPRA sampai dengan implementasi di kelas. Kegiatan ini menghasilkan modul P5PPRA dengan tema Kearifan Lokal yaitu Mengayam Purun dan Makanan Tradisional. Evaluasi terhadap profil pelajar menunjukan bahwa sebagian besar termasuk dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH) yaitu pada profil kerja sama, bernalar kritis, berkebhinekaan global, dan gotong royong, sedangkan profil mandiri masih termasuk dalam kategori sedang berkembang (SeB). Kata Kunci: kearifan lokal, madrasah, P5PPRA [English]: The values of Pancasila and Rahmatan Lil'alamin are important moral and ethical foundations in education in Indonesia, especially in madrasahs. Efforts to improve understanding and application of these values mean ensuring that students not only understand limited theory, but are also able to apply these values in everyday life. This Community Service (PKM) activity aims to support the implementation of the independent curriculum, specifically the Pancasila Student Profile Strengthening Project and the Rahmatan lil alamin Student Profile (P5PPRA), at the Ar-Raudah Elementary Madrasah (MI) in Katingan Regency, Central Kalimantan. The PkM activity is based on Madrasah assets and utilises the ABCD (Asset-Based Community Development) method in its implementation. The results of the questionnaire completed by the madrasah community indicate that MI Ar-Raudah possesses the potential for local wisdom that can serve as a theme for developing the P5PPRA module. MI teachers receive intensive assistance in compiling the P5PPRA module, from implementation in the classroom. This activity resulted in a P5PPRA module on Local Wisdom, specifically focusing on Mengayam Purun and Traditional Food. Evaluation of student profiles reveals that most of them are categorised as developing as expected (BSH), specifically in the cooperation, critical reasoning, global diversity, and mutual cooperation profiles. The independent profile, however, remains in the developing category (SeB). Keywords: local wisdom, madrasah, P5PPRA
Copyrights © 2025