Medica Arteriana (Med-Art)
Vol 7, No 2 (2025): Desember 2025

Peningkatan Risiko Stroke Non-Hemoragik Setelah Pemberian Ketorolac Pada Pasien Dengan Proktokolitis: Laporan Kasus

Dzaka Ogan Amirudin Lutfi (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Niken Palupi (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Titiek Hidayati (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2025

Abstract

Latar Belakang: Stroke non-hemoragik disebabkan oleh penyumbatan arteri yang mengurangi aliran darah dan oksigen ke otak, menyebabkan kematian jaringan saraf. Di Indonesia, prevalensi stroke meningkat dari 7% pada tahun 2013 menjadi 10,9% pada tahun 2018, dengan sekitar 2,1 juta penyintas. Faktor risiko utama meliputi hipertensi, diabetes, dislipidemia, obesitas, dan merokok. Obat anti-inflamasi nonsteroid seperti ketorolac diketahui dapat meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular, termasuk stroke non-hemoragik, terutama pada pasien dengan penyakit inflamasi kronis.Kasus: Seorang pria berusia 57 tahun datang ke IGD RSUD Kota Yogyakarta dengan keluhan nyeri perut, sulit buang air besar dan buang angin sejak 3 bulan yang lalu. Kemudian pasien diberikan infus asering, injeksi ketorolac dan ranitidin. Tiga jam kemudian pasien tiba-tiba sulit diajak komunikasi, tampak linglung, sulit bicara dan sulit menggerakkan tubuh sisi kiri. MSCT Scan upper dan lower abdomen menunjukkan dolichocolon dengan proktokolitis, sedangkan CT-Scan kepala non kontras menunjukkan lesi hipodens regio oksipital kanan dengan kesan infark hiperakut. Diagnosis ditegakkan sebagai stroke non hemoragik dengan proktokolitis.Kesimpulan: Ketorolac dapat meningkatkan agregasi trombosit, vasokonstriksi, serta ketidakseimbangan prostasiklin tromboksan A2, sehingga memperbesar risiko trombosis serebral. Oleh karena itu, pemberian ketorolac harus dipertimbangkan secara hati-hati. Alternatif analgesik dengan risiko kardiovaskular dan gastrointestinal lebih rendah, serta pemantauan yang sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi serius.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

MedArt

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Medica Arteriana (Med-Art) is an open access journal as the official scientific journal of the Faculty of Medicine University Muhammadiyah of Semarang. The Journal publishes articles in medical and health sciences resulted from basic sciences, clinical sciences and community health (public health, ...