Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah Kota Medan untuk mentingkatkan kedisiplinan dan kepatuhan pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan umum, yang ditunjukkan melalui berbagai pelanggaran lalu lintas serta belum optimalnya pelaksanaan pembinaan berupa penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan narasumber dari Dinas Perhubungan Kota Medan serta masyarakat. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis kajian menggunkan teori impelementasi kebijakan dari Edward, yakni meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tentang pembinaan pemakai jalan di Kota Medan belum berjalan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurang efektifnya komunikasi kebijakan kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya, rendahnya komitmen sebagian pelaksana, serta belum optimalnya struktur birokrasi dalam mendukung pelaksanaan kebijakan. Selain itu, faktor eksternal seperti kondisi infrastruktur dan tekanan ekonomi pengemudi juga turut memengaruhi tingkat kepatuhan pengguna jalan. Dengan demikian, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi, penguatan pengawasan, perbaikan sarana dan prasarana, serta peningkatan koordinasi antarinstansi guna mewujudkan pembinaan pemakai jalan yang efektif dan terciptanya keselamatan serta ketertiban lalu lintas di Kota Medan.
Copyrights © 2026