Penyimpanan informasi sensitif pada aplikasi catatan digital menimbulkan tantangan terkait keamanan dan privasi data pengguna. Sebagian besar sistem penyimpanan konvensional masih memberikan akses terhadap data yang disimpan pada sisi backend, sehingga meningkatkan risiko kebocoran informasi apabila terjadi kompromi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi web Secret Ink dengan mengintegrasikan algoritma Advanced Encryption Standard (AES) 256-bit dan prinsip Zero-Knowledge sebagai mekanisme perlindungan data. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan arsitektur keamanan, implementasi sistem menggunakan teknologi berbasis JavaScript, serta pengujian fungsionalitas dan keamanan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses enkripsi dan dekripsi dapat dilakukan pada sisi pengguna, sementara backend hanya menerima dan menyimpan data dalam bentuk ciphertext. Pengujian keamanan juga menunjukkan bahwa sistem mampu memitigasi ancaman umum aplikasi web, seperti Cross-Site Request Forgery (CSRF), Cross-Site Scripting (XSS), dan SQL Injection. Dengan demikian, Secret Ink berhasil menyediakan mekanisme penyimpanan catatan digital yang mampu menjaga kerahasiaan dan privasi data pengguna melalui penerapan AES-256 dan arsitektur Zero-Knowledge
Copyrights © 2026