Kajian ini mengaji penentuan prioritas daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Semarang melalui integrasi metode Entropy dan VIKOR. Evaluasi dilakukan menggunakan data sekunder dari Statistik Pariwisata Jawa Tengah, yang mencakup 20 destinasi wisata serta lima kriteria utama: jumlah SDM, preferensi wisatawan domestik, preferensi wisatawan asing, tingkat pendapatan, dan besaran tarif masuk. Pendekatan Entropy diterapkan guna menghitung bobot kriteria secara objektif berdasarkan variabilitas data untuk meminimalkan subjektivitas, sementara metode VIKOR digunakan untuk merumuskan solusi kompromi dalam perankingan alternatif terbaik. Hasil analisis mengungkapkan bahwa variabel wisatawan mancanegara menjadi kriteria paling dominan dengan bobot 0,5032, dan Dusun Semilir terpilih sebagai prioritas utama dengan nilai Q sebesar 0,4936. Berdasarkan temuan ini, penggabungan metode Entropy–VIKOR terbukti efektif menghasilkan rekomendasi yang objektif sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan efisien sektor pariwisata.
Copyrights © 2026