Latar Belakang: Perkembangan teknologi dalam olahraga, khususnya futsal, mendorong penerapan Video support (VS) untuk membantu meningkatkan akurasi keputusan wasit. Namun, kesiapan wasit dalam mengadopsi teknologi tersebut masih menjadi persoalan krusial, terutama yang ditentukan oleh sejauh mana aspek keberterimaan pengguna terhadap inovasi digital tersebut. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh users’ acceptance terhadap kesiapan menggunakan teknologi video support pada wasit futsal PSSI. Metode: Penelitian ini mengimplementasikan paradigma kuantitatif melalui desain asosiatif. Objek amatatan dalam studi ini mencakup keseluruhan wasit futsal PSSI sebanyak 54 orang, di mana seluruh anggota populasi tersebut dilibatkan sebagai partisipan dengan menerapkan metode sampling jenuh (sensus). Instrumen perolehan data yang diaplikasikan berupa angket yang disusun berdasarkan model Technology Acceptance Model (TAM) untuk variabel users’ acceptance melalui dimensi kegunaan persepsian serta kemudahan penggunaan persepsian, serta penggunaan instrumen Technology Readiness Index (TRI) dalam mengestimasi tingkat kesiapan teknologi. Prosedur pengolahan data akhir diuji melalui teknik regresi linear berganda. Hasil: Hasil studi ini mengonfirmasi bahwa tingkat kesiapan wasit berada pada kategori sedang. Apabila ditinjau secara kolektif, variabel perceived usefulness serta perceived ease of use memberikan kontribusi signifikan bagi kesiapan menggunakan teknologi. Jika dianalisis secara mandiri, masing-masing variabel tersebut juga terbukti memiliki korelasi positif serta bermakna. Namun, kontribusi kedua variabel tersebut masih relatif rendah, sehingga terdapat faktor lain yang memengaruhi kesiapan penggunaan teknologi.
Copyrights © 2025