Artikel ini bertujuan untuk menyintesis peran inovasi dalam hubungan antara manajemen pengetahuan dan kinerja melalui pendekatan tinjauan literatur naratif. Kajian dilakukan terhadap artikel berbahasa Indonesia yang terbit pada periode 2021–2026 dan membahas manajemen pengetahuan dalam kaitannya dengan kinerja, inovasi, atau keduanya. Dari pemetaan awal literatur, analisis difokuskan pada 10 artikel yang memiliki keterkaitan paling kuat dengan manajemen pengetahuan, inovasi, dan kinerja, yang terdiri atas 7 artikel inti dan 3 artikel penguat. Analisis dilakukan secara naratif-tematik dengan menelaah posisi inovasi, hubungan manajemen pengetahuan dengan inovasi, hubungan inovasi dengan kinerja, serta kontribusi setiap artikel terhadap pembentukan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan berperan sebagai basis sumber daya dan kapabilitas organisasi, sedangkan inovasi berfungsi sebagai mekanisme konversi yang mengubah pengetahuan menjadi pembaruan yang bernilai. Inovasi tidak hanya muncul sebagai variabel mediasi, tetapi juga sebagai konsekuensi manajemen pengetahuan, kapabilitas organisasi, bentuk kinerja, prediktor kinerja, serta bentuk kontekstual seperti inovasi terbuka, inovasi hijau, dan inovasi produk. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen pengetahuan tidak selalu menghasilkan kinerja secara langsung, melainkan memerlukan proses aktivasi melalui inovasi agar dapat berdampak pada kinerja bisnis, kinerja organisasi, kinerja UMKM, kinerja inovasi produk, maupun keunggulan bersaing. Artikel ini berkontribusi dalam menyusun pemahaman konseptual bahwa inovasi dapat diposisikan sebagai jembatan strategis dari pengetahuan menuju kinerja.
Copyrights © 2026