Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance dan dukungan kesehatan mental terhadap turnover intention karyawan Generasi Z di Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z yang bekerja di Kabupaten Gresik, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didukung uji validitas, uji reliabilitas, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention. Dukungan kesehatan mental juga tidak berpengaruh terhadap turnover intention. Secara simultan, Work-Life Balance dan dukungan kesehatan mental juga tidak berpengaruh terhadap turnover intention.
Copyrights © 2026