Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026

Eksplorasi Peran UMKM dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pendekatan Ekonomi Syariah

Tetty Yuliaty (Fakultas Vokasi, Universitas Sumatera Utara)
Arief Qaedi Hutagalung (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan ekonomi syariah, dengan fokus pada kontribusi organisasi ekonomi UMKM terhadap perkembangan usaha dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM di Kota Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur kepada pelaku UMKM serta didukung studi pustaka untuk memperkuat landasan teoritis. Penelitian ini membahas hambatan struktural dan keterbatasan kapasitas internal yang dihadapi pelaku UMKM, ketergantungan pada pembiayaan eksternal berbasis bunga yang belum sepenuhnya selaras dengan prinsip ta'awun dan larangan riba dalam ekonomi Islam. Keterbatasan akses terhadap modal menjadi kendala signifikan, mendorong sebagian pelaku usaha bergantung pada bantuan pemerintah atau lembaga keuangan konvensional; ketergantungan ini berpotensi menghambat kemandirian apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan usaha yang memadai serta peralihan bertahap ke skema pembiayaan syariah seperti mudharabah, musyarakah, dan zakat produktif. Belum optimalnya pemanfaatan jaringan sosial turut membatasi akses pasar, padahal ekonomi Islam menekankan pentingnya relasi sosial yang bersifat ta'awun sebagai sumber ketahanan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan dan kemandirian usaha UMKM dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal dan eksternal, dan bahwa pelaku usaha yang mengandalkan modal pribadi atau skema bagi hasil cenderung menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih tinggi, sejalan dengan tujuan maqasid al-syariah berupa hifz al-mal, yaitu pemeliharaan dan pengembangan harta secara halal. Dengan demikian, penguatan kapasitas internal, optimalisasi peran organisasi ekonomi, serta perluasan akses pembiayaan sosial dan komersial berbasis syariah menjadi kunci dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan UMKM yang berlandaskan nilai-nilai ekonomi Islam.

Copyrights © 2026