Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan antara pola penggunaan smartphone dalam hal durasi, jarak pandang, dan postur tubuh dengan kejadian miopia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur menggunakan data sekunder, yang dikumpulkan dan ditelaah dari penelitian-penelitian terdahulu. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan literatur ke dalam tiga indikator pola penggunaan smartphone meliputi durasi, jarak pandang, dan postur tubuh. Setiap indikator dianalisis kaitannya dengan terjadinya miopia, seperti spasme akomodasi, elongasi aksial, dan kelelahan mata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan smartphone lebih dari 4 jam sehari, jarak pandang terlalu dekat, dan postur tubuh yang tidak ergonomis secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya miopia. Ketiga faktor ini memicu meningkatnya tekanan atau spasme akomodasi, kelelahan otot siliaris dan perubahan aksial bola mata yang berkontribusi pada terjadinya miopia.
Copyrights © 2025