Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja perangkat Desa Beteleme dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri atas kepala desa, perangkat desa, pendamping Program Keluarga Harapan, dan masyarakat penerima manfaat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles et al. (2014) yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat desa telah melaksanakan tugasnya dalam mendukung pelaksanaan Program Keluarga Harapan melalui pendataan, penyampaian informasi, dan koordinasi dengan pendamping program. Namun, proses pelaksanaan belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan ketidaksesuaian antara data penerima manfaat dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hambatan utama yang dihadapi meliputi belum optimalnya pemutakhiran data, keterbatasan verifikasi lapangan, serta dinamika perubahan kondisi ekonomi masyarakat. Meskipun demikian, masyarakat menilai Program Keluarga Harapan memberikan manfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pelaksanaan Program Keluarga Harapan sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola di tingkat desa, terutama dalam aspek pendataan, validasi, koordinasi, dan pembaruan data penerima manfaat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026