Pasar tradisional berperan penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan, namun umumnya masih menghadapi permasalahan rendahnya kenyamanan ruang dan tingginya konsumsi energi akibat perancangan bangunan yang belum berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip arsitektur hijau dalam mengoptimalkan kenyamanan pengguna dan meningkatkan efisiensi energi pada Pasar Toddopuli di Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus melalui observasi kondisi eksisting bangunan, analisis tata ruang, sistem pencahayaan dan penghawaan, serta studi preseden pasar berkonsep berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi desain pasif, meliputi optimalisasi orientasi bangunan, ventilasi silang, pemanfaatan pencahayaan alami, serta pengendalian radiasi matahari, berpotensi meningkatkan kenyamanan termal dan visual pengguna pasar serta menurunkan kebutuhan energi listrik, khususnya untuk pencahayaan dan penghawaan buatan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur hijau dapat menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan kualitas ruang, efisiensi energi, dan keberlanjutan pasar tradisional.
Copyrights © 2026