Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN VERTICAL – HORIZONTAL GARDEN PADA KAWASAN PERMUKIMAN PADAT RW 005 KELURAHAN BANTA-BANTAENG, KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Nashrah Arsyad; Juhana Said
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan taman pada suatu permukiman memberikan gambaran akan kualitas lingkungan pada kawasan tersebut. Demikian halnya dengan Kawasan permukiman padat di RW 005 Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Kota Makassar yang memperlihatkan suatu Kawasan yang kumuh dan jauh dari kondisi peermukiman yang sehat. Tujuan dan target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan program PKM ini adalah 1). Pembuatan Area Hijau sebagai upaya untuk mendukung program Longgar (Lorong Garden), 2) meningkatkan kualitas lingkungan permukiman padat, 3). Memberikan edukasi dan penyuluhan tentang Ruang Terbuka Hijau dengan melibatkan masyarakat pada kawasan permukiman dalam pembuatan vertical horizontal garden guna mewujudkan kawasan permukiman hijau, 4). Peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang lingkungan yang sehat dan indah yang dapat berpengaruh pada kehidupan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat. Metode yang dipakai adalah metode pendekatan partisipatif dengan metode diskusi dan pelibatan langsung dalam pembuatan vertical-horizontal garden untuk meningkatkan pengetahuan dalam membuat, menata dan memanfaatkan Ruang Terbuka serta pengetahuan tentang pemanfaatan pekarangan dan Lorong/gang sebagai area hijau. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan edukasi, para peserta sudah memahami cara memanfaatkan ruang-ruang sempit di lorong/gang yang ada di depan rumah mereka dengan membuat vertical garden. 
Analisis Perancangan Kebutuhan Ruang Pusat Pelatihan Sepak Bola Wanita di Kota Makassar Jumariah Upe; Nashrah Arsyad; Ansarullah Ansarullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7015

Abstract

Perkembangan sepak bola wanita di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir, ditandai oleh bertambahnya partisipasi atlet serta meningkatnya perhatian publik terhadap kompetisi nasional dan internasional. Di Kota Makassar, pertumbuhan atlet wanita pada tingkat akar rumput hingga kompetitif menunjukkan potensi pembinaan yang kuat, namun belum diimbangi oleh ketersediaan infrastruktur pelatihan yang dirancang secara spesifik untuk kebutuhan perempuan. Fasilitas olahraga yang ada masih didominasi pendekatan male-centric, sehingga aspek privasi, keamanan, kenyamanan psikologis, dan kebutuhan biologis atlet wanita belum terakomodasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan ruang dan merumuskan konsep perancangan Pusat Pelatihan Sepak Bola Wanita di Kota Makassar melalui pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis architectural programming. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi fasilitas eksisting, wawancara terhadap atlet dan pelatih, serta analisis standar teknis FIFA yang diintegrasikan dengan prinsip Gender-Responsive Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan pusat pelatihan memerlukan konfigurasi tiga zona utama, yaitu zona performa (high-performance training), zona privat dan sanitasi, serta zona hunian-sosial yang terintegrasi dalam sistem zonasi berlapis. Penyediaan ruang ganti tertutup individual, fasilitas kebugaran dan biomekanika, serta sistem kontrol akses terpadu menjadi elemen kunci dalam mendukung performa atlet sekaligus menjamin keamanan dan privasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif dalam perancangan fasilitas olahraga wanita yang kontekstual dan berbasis kebutuhan pengguna.