Sampah organik merupakan permasalahan lingkungan yang masih menjadi perhatian di Indonesia, di mana sebagian besar limbah berasal dari sisa makanan, kulit buah, dan cangkang telur. Pondok Pesantren Hilyatul Musaffa Al Qudwah sebagai lembaga pendidikan juga menghasilkan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dan pengurus pesantren dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi pesantren. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan teknologi pembuatan POC berbahan limbah cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras, pelatihan penerapan POC pada tanaman selada, serta pelatihan pengemasan, branding, dan pemasaran produk secara offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dengan rata-rata peningkatan di atas 80% (kategori tinggi dan efektif). Santri mampu memproduksi dan mengaplikasikan pupuk organik cair pada tanaman sayuran serta melakukan pengemasan dan promosi produk secara mandiri. Produk POC yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi dan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran santri terhadap pengelolaan limbah berbasis ramah lingkungan. kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam aspek teknologi, produksi, dan kewirausahaan berbasis lingkungan, serta mendorong kemandirian Pondok Pesantren Hilyatul Musaffa Al Qudwah melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai guna tinggi.
Copyrights © 2026