Jurnal Media Informatika
Vol. 7 No. 4 (2026): Edisi Juli - Agustus IN PRESS

PREVALENSI DAN DETERMINAN KECEMASAN PADA REMAJA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS

Nopi Yulandari (Institut Kesehatan Rajawali)
Fauziyyah Zull Heryanto (Institut Kesehatan Rajawali)
Nagia Nuramadani (Institut Kesehatan Rajawali)
Winda Hermawati (Institut Kesehatan Rajawali)
Agnia Fauziah (Institut Kesehatan Rajawali)
Rida Octavia Butar Butar (Institut Kesehatan Rajawali)
Verawati Verawati (Institut Kesehatan Rajawali)
Fitri Mawardiani (Institut Kesehatan Rajawali)
Azkia Azzahra (Institut Kesehatan Rajawali)
Novia Syifa Nurhaliza (Institut Kesehatan Rajawali)
Dina Audina Uswatun Hasanah (Institut Kesehatan Rajawali)
Anggia Ropik (Institut Kesehatan Rajawali)
Maulidina Puji Apriliani (Institut Kesehatan Rajawali)
Enur Atni (Institut Kesehatan Rajawali)
Juwita Lestari (Institut Kesehatan Rajawali)
Revalani Ayu Purti (Institut Kesehatan Rajawali)
Silvia Dwi Rahayu (Institut Kesehatan Rajawali)
Desi Trisnawati (Institut Kesehatan Rajawali)
Kania Azzahra (Institut Kesehatan Rajawali)
Giska Pebrianti (Institut Kesehatan Rajawali)
Deni Purnama (Institut Kesehatan Rajawali)
Meysa Maulida (Institut Kesehatan Rajawali)
Teguh Akbar Dwiyanto (Institut Kesehatan Rajawali)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi dan determinan kecemasan pada remaja melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar dalam rentang tahun 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecemasan pada remaja memiliki prevalensi yang cukup tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Faktor internal meliputi konsep diri negatif, ketidakmampuan mengelola emosi, serta ketakutan terhadap masa depan. Sementara itu, faktor eksternal meliputi tekanan akademik, pengalaman bullying, perubahan lingkungan sosial, kurangnya dukungan keluarga, serta dampak pandemi COVID-19. Berbagai intervensi seperti positive self-talk, teknik relaksasi deep breathing, terapi suportif, strategi koping adaptif, serta pendekatan spiritual terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan mental remaja. Kesimpulannya, kecemasan pada remaja merupakan masalah kompleks yang memerlukan pendekatan multidimensional melalui upaya promotif, preventif, dan intervensi berbasis psikologis serta spiritual secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jumin

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

1. IT Infrastructure and Security (ITIS): Information Security and Privacy Digital Forensics Network Security Cryptography Cloud and Virtualization Emerging Technologies Computer Vision and Image Ethics in Information Systems Human Computer Interaction Wireless Sensor Networks Medical Image Analysis ...