UMKM merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah. Namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam hal pengemasan produk. Kemasan yang sederhana dan kurang menarik seringkali membuat produk sulit bersaing di pasar. pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran redesain dan diversifikasi kemasan sebagai strategi peningkatan nilai jual produk UMKM di Desa Kampunganyar, Banyuwangi, yang meliputi Dusun Krajan, Panggang, Kopencuking, Kalibendo, dan Rejopuro. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dengan pelaku UMKM, serta dokumentasi perubahan desain kemasan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa transformasi kemasan dari plastik sederhana menjadi standing pouch ziplock modern mampu meningkatkan daya tarik visual, memperbaiki fungsi pelindung produk, memperkuat identitas merek, dan menumbuhkan kepercayaan konsumen. Kemasan baru yang lebih higienis, praktis, dan informatif terbukti memberi nilai tambah serta mendorong peningkatan minat beli masyarakat. Kesimpulan pengabdian ini menegaskan bahwa inovasi kemasan memiliki kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan usaha UMKM. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa maupun lembaga terkait, berupa pelatihan, fasilitasi permodalan, serta sertifikasi produk untuk memperkuat daya saing. pengabdian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam keterkaitan antara inovasi kemasan, pemasaran digital, dan perilaku konsumen sehingga strategi pengembangan UMKM dapat lebih komprehensif.
Copyrights © 2026