Rendahnya literasi gizi remaja, khususnya dalam memahami informasi pada label pangan, berdampak pada perilaku konsumsi yang kurang sehat dan berpotensi meningkatkan risiko stunting di masa depan. Edukasi gizi sejak usia remaja menjadi strategi penting dalam pencegahan stunting lintas generasi. Pendekatan peer educator dinilai efektif karena melibatkan teman sebaya sebagai agen perubahan dalam peningkatan literasi gizi menuju Zero New Stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam membaca label pangan melalui pendekatan peer educator di MAS DDI Baruga, Kabupaten Majene. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan 10 Duta GiziMate dan implementasi peer education kepada 30 siswa. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif dan simulasi pembacaan label pangan, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Pelatihan Duta GiziMate menunjukkan peningkatan peserta dengan pengetahuan baik dari 40% menjadi 80%. Pada tahap peer education, proporsi peserta dengan pengetahuan baik meningkat dari 43% menjadi 87%. Selain peningkatan pengetahuan, terjadi pula peningkatan keterampilan membaca label pangan. Temuan ini menunjukkan efektivitas edukasi teman sebaya dalam membangun literasi gizi dan kesadaran kesehatan di kalangan remaja. Edukasi gizi berbasis peer educator efektif meningkatkan literasi label pangan remaja sebagai upaya preventif menuju Zero New Stunting.
Copyrights © 2026