Jerawat merupakan peradangan kronis folikel pilosebasea yang salah satunya berkaitan dengan kolonisasi Propionibacterium acnes. Daun petai cina (Leucaena leucocephala Lam.) mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan menentukan formula terbaik krim ekstrak etanol daun petai cina dan mengevaluasi aktivitasnya terhadap P. acnes. Daun sebanyak 5 kg diolah menjadi simplisia, kemudian 500 g serbuk dimaserasi dengan etanol 70%. Ekstrak 20% diformulasikan dalam tiga krim dengan variasi adeps lanae 1%, 3%, dan 5%. Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, tipe emulsi, stabilitas dipercepat, dan iritasi. Formula terbaik diuji menggunakan difusi sumuran dengan klindamisin sebagai kontrol positif dan basis krim sebagai kontrol negatif. Rendemen ekstrak sebesar 17,71%. Formula III (adeps lanae 5%) menunjukkan pH 6,14, daya sebar 5,11 cm, daya lekat 7,79 detik, tipe minyak dalam air, stabil, homogen, dan tidak mengiritasi. Diameter zona hambat formula III mencapai 20,06 mm, lebih rendah daripada klindamisin 26,61 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menghasilkan hambatan. Formula III menjadi formula terbaik dan berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal antibakteri.
Copyrights © 2026