Perkembangan teknologi informasi sudah memberikan perubahan besar dalam peningkatan mutu layanan publik di Indonesia. Pemerintah terus berupaya menyesuaikan diri dengan era digital melalui penerapan sistem layanan yang lebih cepat, efisien, serta transparan. Dinas Perdagangan dan UKM Kota Pekalongan menjadi salah satu instansi yang berinovasi dengan menghadirkan website LAMPU (Layanan Antrian Mudah dan Praktis untuk Umum) guna mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan secara daring. Penelitian ini dilaksanakan guna melakukan penilaian seberapa jauh pengimplementasian website LAMPU diterima oleh masyarakat dengan menggunakan pendekatan “Technology Acceptance Model (TAM), yang tersusun atas lima konstruk utama: Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), Behavioral Intention to Use (BIU), dan Actual Use (AU)â€. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif dengan data yang didapatkan dengan kuesioner kepada pengguna aktif website LAMPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pengguna terhadap website ini tergolong tinggi, terutama dalam hal kemudahan penggunaan dan manfaat yang diperoleh. Studi yang dilaksanakan diinginkan bisa memberikan kontribusi untuk peningkatan kualitas serta efektivitas layanan publik berbasis web di lingkungan pemerintah daerah.
Copyrights © 2025