Industri mebel di Jepara merupakan salah satu penopang penting perekonomian daerah, namun mutu produk sangat bergantung pada ketepatan dalam memilih kayu sebagai bahan baku utama. Di Sejahtera Furniture Jepara, proses penentuan kayu yang digunakan masih bertumpu pada penilaian subjektif pemilik dan karyawan, sehingga berisiko menimbulkan ketidakkonsistenan keputusan serta kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pemilihan bahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendukung keputusan berbasis web yang dapat membantu proses pemilihan kayu berkualitas dengan menerapkan metode Elimination and Choice Expressing Reality (ELECTRE). Terdapat 10 jenis kayu yang dijadikan alternatif, dengan enam kriteria penilaian, yaitu kekuatan, keawetan, keindahan serat, kadar air, keuletan, dan harga. Tahapan perhitungan ELECTRE meliputi penyusunan matriks keputusan, normalisasi, pembobotan, perhitungan matriks concordance dan discordance, hingga pembentukan matriks dominasi agregat untuk memperoleh peringkat setiap alternatif kayu. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Kayu Ulin menempati peringkat tertinggi dan menjadi alternatif paling direkomendasikan berdasarkan kriteria yang digunakan, selaras dengan pengalaman pemilik usaha. Pengujian sistem dilakukan melalui black box testing dan user acceptance testing, dengan rata-rata nilai kelayakan pengguna sebesar 90,71% yang termasuk kategori sangat layak. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat mendukung pelaku industri mebel dalam memilih bahan baku kayu secara lebih objektif, konsisten, dan efisien.
Copyrights © 2025