Mangrove merupakan ekosistem pesisir yang sangat produktif serta memiliki fungsi penting dalam aspek biologi, ekologi, fisik, sosial, dan ekonomi. Salah satu langkah efektif dalam mengurangi ancaman abrasi adalah melalui penanaman mangrove, terutama jenis Rhizophora mucronata. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mangrove dalam menjaga keberlanjutan pesisir Desa Simatang Tanjung, Kabupaten Tolitoli, yang rentan terhadap abrasi. Kegiatan ini menerapkan metode pendekatan deskriptif yang mengutamakan keterlibatan aktif kelompok pemuda Karang Taruna dan masyarakat desa. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui aksi nyata penanaman mangrove di area pesisir guna memulihkan ekosistem lokal. Melalui cara ini, transfer pengetahuan mengenai pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengabdian ini berjalan dengan sangat baik, yang ditandai dengan penanaman 150 bibit mangrove pada lahan kosong seluas ±400 m² menggunakan pola baris teratur. Keberhasilan teknis ini didukung oleh respon positif serta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Melalui rangkaian edukasi tersebut, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman warga mengenai manfaat ekologis dan ekonomis hutan mangrove secara signifikan. Capaian ini menjadi langkah awal yang krusial dalam mendorong upaya kolektif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir Desa Simatang Tanjung. Kesadaran yang terbentuk diharapkan dapat memitigasi ancaman abrasi, sekaligus menciptakan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi alam dan melestarikan ekosistem demi masa depan.
Copyrights © 2026