Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Namun, hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 2 Penatih masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media peta budaya interaktif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 2 Penatih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar IPAS dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta statistik inferensial menggunakan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD berbantuan media peta budaya interaktif memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media peta budaya interaktif efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026