Inovasi digital sektor publik menjadi instrumen krusial dalam menekan angka pengangguran terbuka di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik adopsi teknologi pada platform Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSIK) yang dikembangkan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya ditinjau dari teori difusi inovasi Everett M. Rogers. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur bersama tim teknis instansi dan perwakilan pengguna, yang didukung oleh teknik observasi serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital ini memberikan keuntungan relatif yang signifikan melalui pemangkasan birokrasi, biaya logistik, dan waktu seleksi berkas lamaran. Atribut kesesuaian dan kemungkinan dicoba dinilai sudah berjalan dengan baik karena platform dapat dieksplorasi publik tanpa validasi identitas di awal, meskipun variasi latar belakang pendidikan pengguna masih memicu kesenjangan digital. Hambatan utama ditemukan pada dimensi kerumitan, yang diakibatkan oleh kendala teknis berupa ketidakstabilan server saat trafik tinggi dan gangguan sistem. Sementara itu, kemudahan dalam mengamati kisah sukses pengguna lain terbukti mempercepat proses penerimaan inovasi ini secara kolektif di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026