Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman mahasiswa Program Studi Sekretari dalam mengembangkan kemampuan berbicara (speaking skill) melalui penerapan metode role play dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada eksplorasi pengalaman belajar secara mendalam. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada semester gasal tahun akademik 2025/2026 dengan melibatkan 11 mahasiswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa role play berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri mahasiswa, penggunaan kosakata secara lebih kontekstual, serta penguatan kemampuan komunikasi profesional yang relevan dengan tugas sekretaris. Suasana belajar yang kolaboratif dan interaktif membuat mahasiswa lebih berani mengambil risiko berbicara dan termotivasi untuk mempraktikkan bahasa Inggris. Meski demikian, beberapa mahasiswa masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kosakata formal dan kesulitan pengucapan, sehingga menghambat kelancaran komunikasi pada beberapa sesi bermain peran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa role play merupakan strategi pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berbicara mahasiswa vokasi. Implikasi praktisnya, dosen disarankan mengintegrasikan role play secara berjenjang melalui skenario kerja sekretaris, serta menyediakan dukungan materi berupa paket kosakata dan latihan pelafalan. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah partisipan yang kecil dan cakupan satu program studi, sehingga penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel lebih luas dan instrumen penilaian berbicara yang lebih terstandar. Kata-kata Kunci: Sekretaris; Role Play; Kemampuan Bicara; Kepercayaan Diri; Profesionalisme
Copyrights © 2025