Transformasi digital telah memperluas peran sekretaris dari pelaksana administrasi rutin menjadi pengelola informasi dan penghubung komunikasi organisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan kompetensi komunikasi bahasa Inggris yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas sekretaris di lingkungan kerja digital. Penelitian menggunakan kajian literatur integratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis tematik. Data penelitian berupa 15 artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan pada periode 2019–2026 dan membahas komunikasi bahasa Inggris, pekerjaan sekretaris, administrasi perkantoran, komunikasi profesional, serta komunikasi digital. Data dianalisis melalui tahap pengenalan data, pengodean awal, pengelompokan kode, pengembangan dan peninjauan tema, serta sintesis dan interpretasi. Analisis menghasilkan lima tema kompetensi, yaitu komunikasi lisan, komunikasi tertulis, pemahaman informasi dan dokumen bisnis, kesantunan profesional, serta komunikasi digital. Kompetensi tersebut diterapkan dalam menangani panggilan telepon, menerima tamu, menyampaikan pesan, menyusun korespondensi bisnis, mengelola dokumen, mengatur agenda dan rapat, serta berkomunikasi melalui surat elektronik, konferensi video, aplikasi pesan, dan platform kolaborasi. Temuan juga menunjukkan bahwa penguasaan tata bahasa dan kosakata umum belum memadai tanpa kemampuan menggunakan bahasa secara jelas, tepat, santun, dan sesuai dengan tujuan, konteks, penerima, serta media komunikasi. Kompetensi komunikasi bahasa Inggris sekretaris bersifat multidimensional, fungsional, dan berbasis tugas, yang terbentuk melalui keterpaduan kompetensi linguistik, kompetensi pragmatik, pemahaman tugas kesekretarisan, dan literasi digital. Pembelajaran bahasa Inggris pada program studi Sekretari dan Administrasi Perkantoran perlu dikembangkan melalui tugas autentik, simulasi komunikasi profesional, dan penggunaan teknologi digital. Kata kunci: kompetensi komunikasi bahasa Inggris, sekretaris, lingkungan kerja digital, komunikasi profesional, kajian literatur integratif