Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Role Play Untuk Membangun Kepercayaan Diri dan Profesionalisme Sekretaris: Studi pada Mahasiswa Universitas Budi Luhur Didik Hariyadi Raharjo; Fenti Sofiani; Ratna Ujian Dari
Jurnal Serasi Vol 23, No 2 (2025): Jurnal Serasi Vol 23 No 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/js.v23i2.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman mahasiswa Program Studi Sekretari dalam mengembangkan kemampuan berbicara (speaking skill) melalui penerapan metode role play dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada eksplorasi pengalaman belajar secara mendalam. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada semester gasal tahun akademik 2025/2026 dengan melibatkan 11 mahasiswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa role play berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri mahasiswa, penggunaan kosakata secara lebih kontekstual, serta penguatan kemampuan komunikasi profesional yang relevan dengan tugas sekretaris. Suasana belajar yang kolaboratif dan interaktif membuat mahasiswa lebih berani mengambil risiko berbicara dan termotivasi untuk mempraktikkan bahasa Inggris. Meski demikian, beberapa mahasiswa masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kosakata formal dan kesulitan pengucapan, sehingga menghambat kelancaran komunikasi pada beberapa sesi bermain peran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa role play merupakan strategi pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berbicara mahasiswa vokasi. Implikasi praktisnya, dosen disarankan mengintegrasikan role play secara berjenjang melalui skenario kerja sekretaris, serta menyediakan dukungan materi berupa paket kosakata dan latihan pelafalan. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah partisipan yang kecil dan cakupan satu program studi, sehingga penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel lebih luas dan instrumen penilaian berbicara yang lebih terstandar. Kata-kata Kunci: Sekretaris; Role Play; Kemampuan Bicara; Kepercayaan Diri; Profesionalisme
Kompetensi Komunikasi Profesional Berbahasa Inggris bagi Sekretaris di Era Digital: Kajian Literatur Integratif Fenti Sofiani; Ratna Ujian Dari; Didik Hariyadi Raharjo
Jurnal Serasi Vol 24, No 1 (2026): Jurnal Serasi Vol 24 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/js.v24i1.4719

Abstract

Transformasi digital telah memperluas peran sekretaris dari pelaksana administrasi rutin menjadi pengelola informasi dan penghubung komunikasi organisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan kompetensi komunikasi bahasa Inggris yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas sekretaris di lingkungan kerja digital. Penelitian menggunakan kajian literatur integratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis tematik. Data penelitian berupa 15 artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan pada periode 2019–2026 dan membahas komunikasi bahasa Inggris, pekerjaan sekretaris, administrasi perkantoran, komunikasi profesional, serta komunikasi digital. Data dianalisis melalui tahap pengenalan data, pengodean awal, pengelompokan kode, pengembangan dan peninjauan tema, serta sintesis dan interpretasi. Analisis menghasilkan lima tema kompetensi, yaitu komunikasi lisan, komunikasi tertulis, pemahaman informasi dan dokumen bisnis, kesantunan profesional, serta komunikasi digital. Kompetensi tersebut diterapkan dalam menangani panggilan telepon, menerima tamu, menyampaikan pesan, menyusun korespondensi bisnis, mengelola dokumen, mengatur agenda dan rapat, serta berkomunikasi melalui surat elektronik, konferensi video, aplikasi pesan, dan platform kolaborasi. Temuan juga menunjukkan bahwa penguasaan tata bahasa dan kosakata umum belum memadai tanpa kemampuan menggunakan bahasa secara jelas, tepat, santun, dan sesuai dengan tujuan, konteks, penerima, serta media komunikasi. Kompetensi komunikasi bahasa Inggris sekretaris bersifat multidimensional, fungsional, dan berbasis tugas, yang terbentuk melalui keterpaduan kompetensi linguistik, kompetensi pragmatik, pemahaman tugas kesekretarisan, dan literasi digital. Pembelajaran bahasa Inggris pada program studi Sekretari dan Administrasi Perkantoran perlu dikembangkan melalui tugas autentik, simulasi komunikasi profesional, dan penggunaan teknologi digital. Kata kunci: kompetensi komunikasi bahasa Inggris, sekretaris, lingkungan kerja digital, komunikasi profesional, kajian literatur integratif