Jurnal Penelitian IPTEKS
Vol. 11 No. 2 (2026): Juli

Optimasi Konsentrasi POC Ampas Tahu dan AB Mix Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Selada Hijau (Lactuca sativa L.) pada Sistem Hidroponik Wick

Shifa Nur Fadillah (Universitas Islam Batik Surakarta)
Pramono Hadi (Universitas Islam Batik Surakarta)
Libria Widiastuti (Universitas Islam Batik Surakarta)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2026

Abstract

Selada hijau (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan secara hidroponik karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Penggunaan nutrisi AB Mix secara terus-menerus dapat meningkatkan biaya produksi sehingga diperlukan alternatif sumber nutrisi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang berpotensi dimanfaatkan adalah pupuk organik cair (POC) ampas tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi POC ampas tahu, konsentrasi AB Mix, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada hijau pada sistem hidroponik wick. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026 di AA818_Hydroponic, Surakarta menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi POC ampas tahu (100, 150, dan 200 mL/L), sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi AB Mix (2, 3, dan 5 mL/L). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan dengan total 81 tanaman. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5% apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC ampas tahu berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar dan berat segar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat konsumsi. Konsentrasi AB Mix tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Interaksi antara POC ampas tahu dan AB Mix berpengaruh nyata terhadap panjang akar, berat segar, dan berat konsumsi. Kombinasi perlakuan K1A1 menghasilkan panjang akar terbaik sebesar 32,00 cm, sedangkan berat segar tertinggi diperoleh pada perlakuan K1A3 dan K2A2 sebesar 70,67 g, serta berat konsumsi tertinggi pada perlakuan K1A3 sebesar 68,00 g. Dengan demikian, POC ampas tahu berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi alternatif yang dapat dikombinasikan dengan AB Mix dalam budidaya selada hijau secara hidroponik sistem wick

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

PENELITIAN_IPTEKS

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Education Engineering Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Journal Penelitian IPTEKS with p-ISSN: 2459-9921 and e_ISSN: 2528-0570 is a publication from the University of Muhammadiyah Jember in the form of writings that are published regularly, and has the aim of being a place to accommodate ideas, studies and studies, as well as being a channel of ...