Peningkatan efisiensi operasional dalam proses distribusi merupakan aspek yang sangat penting bagi perusahaan manufaktur dan distribusi, khususnya di tengah persaingan industri baja ringan yang semakin ketat. Proses distribusi yang tidak efisien berpotensi menimbulkan pemborosan (waste), keterlambatan pengiriman, serta peningkatan biaya operasional yang berdampak langsung pada kepuasan pelanggan dan kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses distribusi baja ringan di PT. Tri Mustika Sejagat serta mengusulkan perbaikan proses menggunakan pendekatan Lean System guna meningkatkan efisiensi operasional. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi pemetaan aliran proses distribusi dengan Value Stream Mapping (VSM), identifikasi pemborosan berdasarkan konsep seven wastes, serta analisis akar penyebab menggunakan diagram sebab-akibat. Usulan perbaikan difokuskan pada penyederhanaan alur distribusi, pengurangan waktu tunggu, perbaikan tata letak penyimpanan, dan peningkatan koordinasi antarbagian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pemborosan dominan berupa waiting, transportation, dan overprocessing yang menyebabkan waktu distribusi menjadi tidak optimal. Implementasi usulan perbaikan berbasis Lean System terbukti mampu menurunkan waktu siklus distribusi, mengurangi aktivitas tidak bernilai tambah, serta meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen PT. Tri Mustika Sejagat dalam merancang sistem distribusi yang lebih ramping, efektif, dan berkelanjutan, serta dapat menjadi referensi bagi perusahaan sejenis dalam meningkatkan kinerja distribusi melalui penerapan prinsip lean.
Copyrights © 2026