Penelitian ini mengenai profitabilitas Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode pasca pandemi menunjukkan dinamika yang dipengaruhi oleh efektivitas fungsi intermediasi dan kualitas pembiayaan. Tujuan dari penelitian ini guna menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio, Total Asset Turnover terhadap Profitabilitas dengan Non-Performing Financing selaku variabel moderasi pada Bank Umum Syariah Indonesia periode 2021-2024. Metode penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan melalui teknik purposive sampling terhadap 13 Bank Umum syariah. Dari total 52 observasi (13 bank x 4 tahun), sebanyak 48 observasi memenuhi kriteria penelitian setelah 4 observasi dieliminasi karena tidak memenuhi kelengkapan data dan kriteria pengolahan. Data dianalisis memakai software STATA versi 17 melalui regresi data panel dengan pendekatan moderasi. Regresi data panel ialah metode yang diterapkan melalui pendekatan Random Effect dan Fixed Effect dengan clustered robust standard errors untuk memastikan ketepatan estimasi. Penelitian ini memperluas Signaling Theory dan Financial Intermediation Theory melalui bukti empiris bahwa kualitas pembiayaan berperan sebagai kondisi yang memengaruhi efektivitas fungsi intermediasi dan hubungan antara efisiensi aset, penyaluran pembiayaan, serta profitabilitas Bank Umum Syariah. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya financing to deposit ratio positif tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan total asset turnover memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Kemudian, non-perfoming financing memperkuat financing to deposit ratio, dan non performing financing memperkuat total asset turnover terhadap profitabilitas. Temuan ini menjadi masukan bagi manajemen Bank Umum Syariah untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan aset dan memperkuat pengelolaan risiko pembiayaan, serta bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merumuskan kebijakan yang mendukung stabilitas dan keberlanjutan kinerja industri perbankan syariah yang optimal untuk meningkatkan profitabilitas berkelanjutan perbankan syariah Indonesia.
Copyrights © 2026