Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia
Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7 Nomor 2, Juni 2026

Korelasi Komponen Health Belief Model dengan Tingkat Kepatuhan Regimen Farmakoterapi Hipertensi Melalui MARS: The Relationship between Health Belief Model Component and the Level of Adherence to Hypertension Pharmacotherapy Regimens Using MARS

Neni Probosiwi (Universitas Kadiri)
Nur Fahma Laili (Universitas Kadiri)
Lailatul Hidayah (Universitas Kadiri)
Dian Indrayanti (Universitas Kadiri)
Dian Nurmawati (Universitas Kadiri)
Maringan Lambert (Universitas Kadiri)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Kepatuhan regimen farmakoterapi menjadi determinan krusial dalam mengendalikan tekanan darah dan menekan angka mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular pada penderita hipertensi. Perilaku patuh tersebut sangat dipengaruhi oleh aspek psikososial, salah satunya adalah keyakinan subjektif pasien terhadap penyakit dan pengobatannya yang diidentifikasi melalui teori Health Belief Model (HBM). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil kepatuhan minum obat serta menganalisis korelasi antara dimensi-dimensi Health Belief Model (persepsi kerentanan, keparahan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak, dan efikasi diri) dengan tingkat kepatuhan regimen farmakoterapi pada pasien hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 90 pasien hipertensi rawat jalan di RS X Kota Kediri dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling Medication Adherence Report Scale (MARS) untuk mengukur tingkat kepatuhan. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi karakteristik demografi dan variabel penelitian. Uji statistik bivariat yang diterapkan untuk menguji hipotesis hubungan antar variabel kategorikal-ordinal ini adalah uji korelasi Spearman-rank test melalui program SPSS. Hasil analisis data menggunakan kuesioner MARS didapatkan kepatuhan pasien sebanyak 55% patuh, 40% cukup patuh dan sebanyak 5% tidak patuh. Hasil ujiĀ  korelasi bivariat menunjukkan bahwa Health Belief Model secara simultan memiliki korelasi signifikan dengan tingkat kepatuhan (p = 0,033) dengan koefisien korelasi positif yang lemah (r = 0,249). Tetapi pengujian parsial pada masing-masing komponen HBM : Persepsi kerentanan (p = 0,176), Persepsi Keparahan (p = 0,815), Persepsi manfaat (p = 0,169), Persepsi hambatan (p = 0,066), Isyarat untuk bertindak (p = 0,473), dan Kemampuan diri (p = 0,712) tidak menunjukkan korelasi yang signifikan secara statistik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jalapa

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia merupakan jurnal original yang diterbitkan program studi farmasi dalam berbagai bidang kefarmasian yang bertujuan untuk selalu memberikan inovasi penelitian-penelitian. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia teregistrasi oleh LIPI dan terbit setiap 6 Bulan pada Bulan Juni ...