Subak sebagai kearifan lokal Bali masih belum banyak dikenal oleh generasi penerus sehingga perlu dilestarikan keberadaanya karena memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Pengembangan multimedia interaktif ini bertujuan untuk mengenalkan warisan budaya subak di Bali sebagai manifestasi filosofi Tri Hita Karana. Metode yang dilakukan dalam pengembangan adalah R&D dengan pendekatan model pengembangan ADDIE yang memiliki lima tahapan, yaitu tahap Analysis (analisis), tahap Design (desain atau rancangan), tahap Development (pengembangkan), tahap Implementation (pengimplementasian) dan tahap Evaluation (penilaian). Produk yang dihasilkan dikemas dalam bentuk Simulasi dan Game agar peserta didik telah mampu memahami nilai budaya Subak. Hasil yang diperoleh menunjukan antusiasme peserta didik menggunakan game tersebut dan tertarik lebih dalam untuk mengenal tentang subak. Hal ini ditunjukan dari hasil angket respon yang diperoleh sebesar 90%. Itu berarti bahwa produk ini dapat digunakan sebagai media untuk mendukung sosialisasi ke sekolah-sekolah guna meningkatkan minat peserta didik berkunjung serta mengenal keberadaan Museum Subak. Kata Kunci: ADDIE, Multimedia Interaktif, Museum Subak, Simulasi & Game, Subak
Copyrights © 2025