Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang berbasis Augmented Reality (AR) bernama “SirLife AR”, pada materi sistem peredaran darah manusia di Sekolah Menengah Atas dengan menggunakan model Problem- Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini didasari atas rendahnya pemahaman siswa pada konsep peredaran darah pada Biologi yang begitu abstrak, serta rendahnya motivasi belajar sehingga menyebabkan penurunan nilai akibat media yang masih konvensional yang masih kurang mendukung banyaknya gaya belajar siswa, AR ini dikembangkan dengan menggunakan Blender 3D, dan Unity, kemudian divalidasi melalui uji ahli isi dan ahli media dan desain, uji coba siswa, serta mengukur efektivitas media, dan pengalaman pengguna. Hasil pengujian ini memberikan hasil, untuk uji ahli keduanya mendapatkan nilai 1,00 dengan kategori “Sangat Tinggi”, ini menunjukkan media layak digunakan. Uji Efektivitas dengan N-Gain Skor mendapatkan nilai sebesar 0,81 dengan kategori “Efektif”, membuktikan media membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar. Uji pengalaman pengguna dengan UEQ memperoleh nilai dengan kategori “Excellent” pada semua aspek yang termasuk, daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini media pembelajaran “SirLife AR” tidak hanya valid dan efektif, tetapi juga memberikan media yang interaktif, inovatif, serta mampu meningkatkan motivasi pemahaman siswa dan mendukung beragam multimodal gaya belajar siswa, sehingga berpotensi untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam pembelajaran Biologi.
Copyrights © 2026