Pemanasan global merupakan salah satu fenomena yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan memberikan dampak besar terhadap kondisi ekosistem. Agroforestri dipilih sebagai salah satu sistem yang dapat diterapkan karena konsepnya menggunakan kombinasi tanaman kehutanan dan pertanian. Biosite Kebun Kopi, Ijen Geopark termasuk dalam kawasan lindung bagi flora dan fauna yang terdapat di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi simpanan karbon pada 2 tipe agroforestri yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan metode analisis data kuantitatif berdasarkan persamaan alometrik. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah penyimpanan karbon tertinggi diperoleh pada tipe agroforestri sederhana dengan jumlah serapan karbon sebesar 156,6 ton/ha, sedangkan untuk agroforestri kompleks mampu menyerap 95,3 ton/ha. Faktor-faktor yang memengaruhi besarnya potensi serapan adalah berat jenis kayu, kerapatan pohon, diameter pohon, ukuran populasi, dan umur pohon. Cedrela odorata dan Swietenia mahagoni adalah jenis pohon dengan simpanan karbon tertinggi. Nekromassa, tumbuhan bawah, serasah dan pohon berturut-turut memiliki simpanan karbon dari terendah ke tertinggi.
Copyrights © 2026