ABSTRACT Social Studies (IPS) education in elementary schools plays an important role in developing students' understanding of social life. However, the Social Studies learning outcomes of fourth-grade students at SD Kristen Regoha remain relatively low. This is attributed to the use of conventional teacher-centered instruction, which causes students to become passive and easily feel bored during the learning process. This study aims to describe and analyze the implementation of the Learning Cycle 5E model to improve social studies learning outcomes of fourth-grade students at SD Kristen Regoha. The Learning Cycle 5E model consists of five stages: engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. The study used Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with 15 fourth-grade students as subjects. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Data collection included tests, observation, and documentation, which were analyzed quantitatively by calculating the class average and mastery percentage. The results showed significant and continuous improvement, where the class average increased from 65 at pre-action to 70 in Cycle I and reached 80 in Cycle II. The classical mastery percentage rose from 13% at pre-action to 47% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. It is concluded that the Learning Cycle 5E model effectively improves social studies learning outcomes of fourth-grade students at SD Kristen Regoha. ABSTRAK Pendidikan IPS di sekolah dasar memegang peranan penting dalam membentuk pemahaman siswa tentang kehidupan sosial. Namun, hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Kristen Regoha masih tergolong rendah. Hal tersebut diakibatkan oleh adanya pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru sehingga siswa cenderung pasif dan mudah merasa jenuh dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E guna meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kristen Regoha. Model pembelajaran Learning Cycle 5E terdiri atas lima tahap yaitu engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek 15 siswa kelas IV. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan dan berkesinambungan, di mana nilai rata-rata kelas meningkat dari 65 pada pra-tindakan menjadi 70 pada Siklus I dan mencapai 80 pada Siklus II. Persentase ketuntasan klasikal naik dari 13% pada pra-tindakan menjadi 47% pada Siklus I, dan mencapai 100% pada Siklus II. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E efektif meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kristen Regoha.
Copyrights © 2026