Studi ini mengevaluasi dampak Green Banking Practices terhadap Brand Preference dengan menempatkan Brand Image sebagai variabel mediasi, khususnya dalam merespons isu loyalitas semu (spurious loyalty) pada nasabah Bank BJB di Bandung. Dengan menerapkan metode kuantitatif verifikatif, data primer dihimpun dari 120 responden terpilih melalui teknik purposive sampling via kuesioner digital. Pengolahan data dilakukan menggunakan Path Analysis (SPSS) untuk memverifikasi jalur hubungan antarvariabel baik secara langsung maupun tidak langsung. Hasil analisis mengonfirmasi bahwa Green Banking Practices berkontribusi positif signifikan terhadap pembentukan Brand Image, yang selanjutnya memicu peningkatan Brand Preference. Lebih lanjut, peran mediasi Brand Image terbukti vital dalam menjembatani praktik perbankan hijau dengan preferensi nasabah. Simpulan riset ini menegaskan bahwa inisiatif ramah lingkungan berfungsi lebih dari sekadar efisiensi operasional, melainkan menjadi instrumen sinyal (signaling) strategis untuk memperkuat citra dan mentransformasi nasabah transaksional menjadi loyalis sejati.
Copyrights © 2026