Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh gaya kepemimpinan, disiplin kerja, serta kondisi lingkungan kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di DPRD Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam pelaksanaan sidang paripurna. Kinerja ASN menjadi elemen krusial dalam menunjang kelancaran administrasi serta proses pengambilan keputusan di lembaga legislatif, sehingga diperlukan dukungan dari berbagai faktor yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh ASN di DPRD Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 98 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, disertai dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Sementara itu, gaya kepemimpinan juga berpengaruh positif, namun tidak menunjukkan signifikansi secara statistik. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,486 mengindikasikan bahwa 48,6% variasi kinerja ASN dapat dijelaskan oleh variabel gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya sebesar 51,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja ASN, diikuti oleh lingkungan kerja, sementara pengaruh gaya kepemimpinan relatif lebih kecil. Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja ASN sebaiknya difokuskan pada penguatan disiplin kerja serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.
Copyrights © 2026