Kurangnya kesiapan mental dan kecemasan saat mengalami menarche pada remaja putri di pedesaan sering kali bersumber dari benturan norma budaya setempat dan minimnya informasi tepercaya (Sutoyo & Handayani, 2020; Ningsih & Andayani, 2021). Penelitian kuasi-eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis budaya lokal terhadap tingkat kesiapan mental dan perilaku personal hygiene saat menarche pada remaja putri (Asmoro & Rahayu, 2021). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2022 di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Subjek penelitian berjumlah 68 remaja putri usia 10–12 tahun (34 kelompok intervensi di Desa Lamreh dan 34 kelompok kontrol di Desa Neuheun) setelah memperhitungkan drop out. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui modul edukasi terintegrasi nilai kearifan lokal. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor kesiapan mental dari 54,20 ± 8,50 menjadi 73,80 ± 7,15 (p=0,002) pada kelompok intervensi. Pendekatan kultural terbukti efektif mereduksi kecemasan menarche dan meningkatkan higiene personal tanpa mengabaikan norma lokal (Petro-Nustas et al., 2018; Aryanti et al., 2021). Kata kunci: Kesehatan Reproduksi Remaja, Menarche, Personal Hygiene, Budaya Lokal, Aceh Besar
Copyrights © 2022