Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Meskipun sebagian besar anak sudah menyikat gigi setiap hari, namun masih banyak yang melakukannya dengan teknik yang kurang tepat akibat minimnya keterampilan. Berdasarkan data awal yang diperoleh peneliti melalui pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut pada 10 siswa kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh, diketahui bahwa 60% (6 siswa) memiliki skor Oral Hygiene Index Simplified (OHIS) dalam kategori buruk, sedangkan 40% (4 siswa) memiliki skor sedang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kebersihan gigi dan mulut yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan gigi dan mulut melalui media video animasi terhadap keterampilan menyikat gigi siswa kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 43 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi (22 siswa) dan kelompok kontrol (21 siswa), dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterampilan menyikat gigi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan menyikat gigi pada kelompok intervensi dari nilai rata-rata pretest 6,91 (SD=0,971) menjadi 12,36 (SD=2,937) pada posttest (p=0,000). Kelompok kontrol juga mengalami peningkatan, namun lebih rendah dibandingkan kelompok intervensi. Video animasi terbukti efektif sebagai media edukasi dalam promosi kesehatan gigi dan direkomendasikan untuk digunakan dalam program UKGS guna meningkatkan keterampilan menyikat gigi anak sejak usia dini.
Copyrights © 2025