Abtrak Latar Belakang: Korban bencana di wilayah rawan memerlukan tidak hanya kesiapsiagaan struktural tetapi juga kapasitas psikologis yang kuat untuk bertahan dan pulih dari ancaman bencana. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesiapsiagaan psikososial dan persepsi risiko kesehatan terhadap resiliensi kesehatan mental korban bencana dengan koping stres sebagai mediator di Kabupaten Bireuen. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan psikososial dan persepsi risiko kesehatan berpengaruh signifikan terhadap resiliensi kesehatan mental melalui mediasi koping stres, dengan nilai signifikansi p
Copyrights © 2025