Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transfer Pengetahuan Green Finance dalam Pengambilan Keputusan Pemanfaatan Energi Terbarukan untuk Mendukung Transisi Industri Kemaritiman Rendah Karbon sebagai Upayah Mitigasi Perubahan Iklim Ferdy Hidayatullah; Arnawan Hasibuan; Widyana Verawaty Siregar; M Sayuti; Rizki Julia Utama; M Bayu Wibawa; Tibyan Asyukri; Safura Rusydi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah kepulauan dan pesisir masih menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan transisi energi rendah karbon, terutama akibat tingginya ketergantungan terhadap energi fosil berbasis diesel dan rendahnya literasi masyarakat mengenai pemanfaatan energi terbarukan serta green finance. Kondisi tersebut juga terjadi di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, dimana aktivitas industri kemaritiman seperti perikanan, transportasi laut, pariwisata bahari, dan industri pengolahan hasil laut masih sangat bergantung pada energi konvensional dengan biaya operasional yang tinggi. Di sisi lain, wilayah ini memiliki potensi energi surya dan angin yang cukup besar namun belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis, minimnya akses pembiayaan hijau, dan belum tersedianya sistem pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan daerah melalui transfer pengetahuan mengenai green finance dan pengambilan keputusan pemanfaatan energi terbarukan berbasis pendekatan Entropy-Weighted TOPSIS. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, simulasi pengambilan keputusan, dan pendampingan teknis kepada masyarakat serta pelaku industri kemaritiman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep green finance, pemanfaatan energi terbarukan, dan pentingnya transisi industri kemaritiman rendah karbon. Selain itu, peserta mampu memahami proses prioritas pengembangan energi terbarukan secara lebih objektif berdasarkan indikator keberlanjutan, efisiensi, investasi, dan dampak lingkungan. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir dalam mendukung pembangunan energi berkelanjutan di wilayah kepulauan. Program pengabdian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan model green finance berbasis energi terbarukan yang adaptif terhadap kebutuhan industri kemaritiman di wilayah pesisir dan kepulauan Indonesia.
OPTIMALISASI LAYANAN PENDIDIKAN PASCABENCANA BANJIR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DAN SEKOLAH CERIA DI KABUPATEN PIDIE JAYA Herawati Herawati; Pardi Pardi; Rahmat Alimin; Rafni Fajriati; Yawma Wulida; Suci Rahmi Amjusfa; Rizki Julia Utama; Kurnia Rahmayanti; Tibyan Asyukri; Dina Keumala Sari Br Ginting; Lisda Yanti; Zahra Kesuma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya Aceh berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan anak pada berbagai jenjang. Gangguan aktivitas belajar, keterbatasan fasilitas pendidikan, serta kondisi psikologis anak yang terdampak menjadi tantangan utama dalam proses pemulihan pascabencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan pendidikan darurat melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi siswa SMA dan Sekolah Ceria bagi anak TK dan SD. Program ini dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia melalui misi kemanusiaan berbasis sustainable university dengan melibatkan relawan pendidikan serta masyarakat setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan meliputi pendampingan akademik, penguatan materi ujian masuk perguruan tinggi, serta dukungan psikososial melalui permainan edukatif, storytelling, dan aktivitas kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa SMA serta membantu pemulihan kondisi psikologis anak TK dan SD. Program Sekolah Ceria terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan mengembalikan keceriaan anak pascabencana. Kata kunci: Pendidikan Darurat, Pascabencana, Sekolah Ceria, Bimbingan Belajar, Banjir. Abstract Flood disasters in Pidie Jaya Regency, Aceh, have significantly disrupted children's education across various levels. Learning interruptions, limited educational facilities, and psychological distress among affected children pose major challenges in post-disaster recovery. This community service activity aims to optimize emergency education services through tutoring programs for high school students and Fun School programs for kindergarten and elementary students. The program was implemented by Universitas Ubudiyah Indonesia through a sustainable university-based humanitarian mission involving education volunteers and local communities. The method used a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. Activities included academic mentoring, university entrance exam preparation, and psychosocial support through educational games, storytelling, and creative activities. The results indicate that the program improved students’ learning motivation and supported psychological recovery among young children. The Fun School program effectively reduced anxiety and restored children's emotional well-being after the disaster. Keywords: Emergency Education, Post-Disaster, Fun School, Tutoring, Flood.
OPTIMALISASI LAYANAN PENDIDIKAN PASCABENCANA BANJIR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DAN SEKOLAH CERIA DI KABUPATEN PIDIE JAYA Herawati Herawati; Pardi Pardi; Rahmat Alimin; Rafni Fajriati; Yawma Wulida; Suci Rahmi Amjusfa; Rizki Julia Utama; Kurnia Rahmayanti; Tibyan Asyukri; Dina Keumala Sari Br Ginting; Lisda Yanti; Zahra Kesuma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya Aceh berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan anak pada berbagai jenjang. Gangguan aktivitas belajar, keterbatasan fasilitas pendidikan, serta kondisi psikologis anak yang terdampak menjadi tantangan utama dalam proses pemulihan pascabencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan pendidikan darurat melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi siswa SMA dan Sekolah Ceria bagi anak TK dan SD. Program ini dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia melalui misi kemanusiaan berbasis sustainable university dengan melibatkan relawan pendidikan serta masyarakat setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan meliputi pendampingan akademik, penguatan materi ujian masuk perguruan tinggi, serta dukungan psikososial melalui permainan edukatif, storytelling, dan aktivitas kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa SMA serta membantu pemulihan kondisi psikologis anak TK dan SD. Program Sekolah Ceria terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan mengembalikan keceriaan anak pascabencana. Kata kunci: Pendidikan Darurat, Pascabencana, Sekolah Ceria, Bimbingan Belajar, Banjir. Abstract Flood disasters in Pidie Jaya Regency, Aceh, have significantly disrupted children's education across various levels. Learning interruptions, limited educational facilities, and psychological distress among affected children pose major challenges in post-disaster recovery. This community service activity aims to optimize emergency education services through tutoring programs for high school students and Fun School programs for kindergarten and elementary students. The program was implemented by Universitas Ubudiyah Indonesia through a sustainable university-based humanitarian mission involving education volunteers and local communities. The method used a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. Activities included academic mentoring, university entrance exam preparation, and psychosocial support through educational games, storytelling, and creative activities. The results indicate that the program improved students’ learning motivation and supported psychological recovery among young children. The Fun School program effectively reduced anxiety and restored children's emotional well-being after the disaster. Keywords: Emergency Education, Post-Disaster, Fun School, Tutoring, Flood.
DETERMINAN RESILIENSI KESEHATAN MENTAL KORBAN BENCANA: ANALISIS PERAN KESIAPSIAGAAN PSIKOSOSIAL DAN PERSEPSI RISIKO KESEHATAN DENGAN KOPING STRES SEBAGAI MEDIATOR Tibyan Asyukri; Novita Novita; Muksalmina Muksalmina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5604

Abstract

Abtrak Latar Belakang: Korban bencana di wilayah rawan memerlukan tidak hanya kesiapsiagaan struktural tetapi juga kapasitas psikologis yang kuat untuk bertahan dan pulih dari ancaman bencana. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesiapsiagaan psikososial dan persepsi risiko kesehatan terhadap resiliensi kesehatan mental korban bencana dengan koping stres sebagai mediator di Kabupaten Bireuen. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan psikososial dan persepsi risiko kesehatan berpengaruh signifikan terhadap resiliensi kesehatan mental melalui mediasi koping stres, dengan nilai signifikansi p