Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik finger painting terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa yang ditunjukkan melalui kecenderungan meniru karya yang sudah ada, kurangnya keberanian mengekspresikan ide, serta minimnya inovasi dalam menghasilkan karya seni. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa yang terdiri atas 26 siswa pada kelas eksperimen dan 26 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif melalui tugas menggambar yang diberikan dalam bentuk pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Sample t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 61,65 pada pre-test menjadi 84,00 pada post-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik finger painting berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Implikasi penelitian ini adalah teknik finger painting dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran seni rupa yang inovatif untuk mendorong kreativitas, imajinasi, dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026