Kemampuan motorik halus anak usia dini di lembaga PAUD sering belum berkembang optimal akibat kurangnya stimulasi dan metode pembelajaran yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode demonstrasi terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun pada kegiatan mewarnai, menggunting, dan menempel yang memerlukan koordinasi mata dan tangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 15 anak yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan statistik deskriptif serta paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 7,93 menjadi 11,13, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Metode demonstrasi terbukti efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus di pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026