Kompetensi pendidikan perawat merupakan investasi dan jaminan kesehatan masyarakat di masa depan. Penerapan DOPS dalam pendidikan kesehatan di Indonesia masih relatif baru dan belum banyak diintegrasikan ke dalam kurikulum terutama dalam bidang keterampilan prosedural seperti pemeriksaan fisik dan perawatan WSD. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pemberian metode DOPS terhadap peningkatan keterampilan pemeriksaan fisik dan perawatan WSD pada mahasiswa keperawatan semester 4 di Universitas Aisyah Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasy ekperimental Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan One Group Pre-Post Test Without Control Group Design. Sampel berjumlah 32 responden yang dipilih melalui teknik Total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Standar Oprasional Prosedur (SOP) dengan uji t test independent. Hasil Menunjukan bahwa uji paired sample t-test di atas, diketahui nilai sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,001 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai DOPS terhadap ketrampilan pemeriksaan fisik dan Perawatan WSD. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi sebelum dan sesudah dilakukan DOPS keterampilan pemeriksaan fisik dan WSD.
Copyrights © 2026