Unnes Civic Education Journal
Vol. 11 No. 1 (2026)

SISTEM PENANGGALAN ABOGE (Studi Penggunaan dan Sakralitas Kalenderial Jawa pada Masyarakat Desa Kedungmulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali)

Muhammad Farid Akbar (Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami dan mendapatkan pemahaman terkait penggunaan sistem penanggalan Aboge dan mengungkap sakralitasnya pada penggunaannya di Desa Kedungmulyo, Kec. Kemusu, Kab. Boyolali. Penelitian ini menggunakan teori sakral dan profan oleh Mircea Eliade serta teori interpretivisme simbolik dan agama Jawa Abangan oleh Clifford Geertz. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif etnografi dengan teknik pengambilan data melalui proses observasi, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penanggalan Aboge memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kedungmulyo. Masyarakat disana menggunakan Aboge sebagai sistem penanggalan kalender serta sistem perhitungan yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari mereka. Dalam penggunaannya tersebut, terdapat aspek-aspek sakral yang berhubungan dengan waktu baik yang dapat digunakan atau waktu buruk yang tidak dapat digunakan. Sakral bagi masyarakat Kedungmulyo adalah suatu hal yang tidak boleh dilanggar. Mereka percaya jika melanggar “Yang Sakral” tersebut akan membawa dampak buruk bagi kehidupan mereka yang didasari atas mitos atau cerita dari orang tua mereka.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ucej

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Unnes Civic Education Journal {UCEJ} is a peer-reviewed journal that covers the fields of scientific knowledge or academic that civics education studies. The UCEJ is an academic journal centered in citizenship studies i.e. civic education {curriculum, teaching, instructional media, and evaluation}, ...