Muhammad Farid Akbar
Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM PENANGGALAN ABOGE (Studi Penggunaan dan Sakralitas Kalenderial Jawa pada Masyarakat Desa Kedungmulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali) Muhammad Farid Akbar
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i1.23412

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami dan mendapatkan pemahaman terkait penggunaan sistem penanggalan Aboge dan mengungkap sakralitasnya pada penggunaannya di Desa Kedungmulyo, Kec. Kemusu, Kab. Boyolali. Penelitian ini menggunakan teori sakral dan profan oleh Mircea Eliade serta teori interpretivisme simbolik dan agama Jawa Abangan oleh Clifford Geertz. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif etnografi dengan teknik pengambilan data melalui proses observasi, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penanggalan Aboge memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kedungmulyo. Masyarakat disana menggunakan Aboge sebagai sistem penanggalan kalender serta sistem perhitungan yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari mereka. Dalam penggunaannya tersebut, terdapat aspek-aspek sakral yang berhubungan dengan waktu baik yang dapat digunakan atau waktu buruk yang tidak dapat digunakan. Sakral bagi masyarakat Kedungmulyo adalah suatu hal yang tidak boleh dilanggar. Mereka percaya jika melanggar “Yang Sakral” tersebut akan membawa dampak buruk bagi kehidupan mereka yang didasari atas mitos atau cerita dari orang tua mereka.