Latar Belakang: Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode emas yang menentukan perkembangan anak. Gangguan perkembangan pada periode ini dapat dipengaruhi stunting akibat masalah gizi kronis serta kerentanan terhadap infeksi akibat riwayat imunisasi dasar yang tidak lengkap. Puskesmas Pujon merupakan wilayah dengan kasus stunting tinggi di Kabupaten Malang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan riwayat imunisasi dasar dan status stunting dengan capaian perkembangan anak serta menentukan faktor dominan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada April 2026. Sampel berjumlah 94 anak usia 13–36 bulan yang dipilih menggunakan simple random sampling. Riwayat imunisasi diverifikasi melalui buku KIA, status stunting ditentukan berdasarkan indikator PB/U atau TB/U menggunakan Z-score, dan perkembangan anak dinilai menggunakan KPSP. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Sebanyak 72,3% anak memiliki imunisasi dasar lengkap, 75,5% berstatus gizi normal, 24,5% mengalami stunting, dan 30,9% memiliki perkembangan tidak sesuai. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat imunisasi dasar (p=0,002) dan stunting (p<0,001) dengan perkembangan anak. Regresi logistik menunjukkan stunting sebagai faktor dominan (OR=4,2; p=0,001; 95%CI=1,78–9,85), diikuti riwayat imunisasi dasar (OR=2,8; p=0,012; 95%CI=1,25–6,32). Kesimpulan: Riwayat imunisasi dasar dan stunting berhubungan dengan capaian perkembangan anak, dengan stunting sebagai faktor dominan.
Copyrights © 2026