Pola pengasuhan yang diterapkan orang tua akan mempengaruhi perkembangan anak, termasuk dalam membentuk perilaku sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dengan tiga konsep utama, yaitu mind, self, dan society. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sosial mahasiswa tidak terbentuk secara instan, melainkan merupakan hasil dari proses sosial yang berlangsung sejak di lingkungan keluarga dan terus berkembang melalui interaksi yang terjadi di lingkungan kampus. Orang tua membentuk kemampuan berpikir (mind) mahasiswa melalui pola asuh yang diterapkan, seperti menanamkan nilai keagamaan, sopan santun, keterampilan bersosialisasi, dan membangun komunikasi yang terbuka. Proses tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan refleksi dan menginternalisasi berbagai nilai yang diajarkan orang tua sehingga membentuk konsep diri (self). Adapun nilai-nilai yang telah diinternalisasi kemudian tercermin dalam perilaku mahasiswa saat berinteraksi di lingkungan kampus maupun masyarakat (society). Temuan ini menegaskan bahwa pola asuh orang tua berperan penting dalam pembentukan perilaku sosial mahasiswa.
Copyrights © 2026