Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi rumah tangga sebagai cerminan perilaku konsumen di Indonesia dengan menggunakan data publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui analisis regresi linear sederhana dan perhitungan Average Propensity to Consume (APC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh positif terhadap tingkat konsumsi rumah tangga. Semakin tinggi pendapatan yang diterima, semakin besar pula pengeluaran konsumsi yang dilakukan oleh rumah tangga. Selain itu, nilai APC cenderung menurun seiring dengan meningkatnya pendapatan, yang mengindikasikan bahwa rumah tangga berpendapatan rendah mengalokasikan sebagian besar pendapatannya untuk konsumsi, sedangkan rumah tangga berpendapatan tinggi memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk menabung. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat pendapatan merupakan faktor utama yang memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat dan dapat digunakan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan rumah tangga.
Copyrights © 2026